Beranda / Uncategorized / Babinsa Karanganyar Bantu Posyandu Gelar SDIDTK

Babinsa Karanganyar Bantu Posyandu Gelar SDIDTK

Banyumas
– Guna menindak lanjuti kegiatan SDIDTK (Stimulasi Deteksi Intervensi
Dini Tumbuh Kembang). Puskesmas Jatilawang dan Posyandu Desa Karanganyar
menggelar operasi serentak tentang timbang badan, pengukuran lingkar
kepala, lingkar lengan dan pembagian vitamin “A” kepada seluruh Balita
yang dihadiri ibu Sri Wahyuni Amd Keb., (Bidan Desa) yang didampingi
oleh Serma Hartono Babinsa Koramil 21/Jatilawang serta kader Posyandu.
Rabu 21/12/2022.

 

Pada kesempatan itu Danramil 21/Jatilawang Kapten Inf Hadi Suroso menyampaikan bahwa
operasi timbang badan, pengukuran lingkar kepala, lingkar lengan dan
pembagian vitamin “A” kepada seluruh Balita, guna mengetahui balita
tumbuh sehat guna mencegah gangguan pertumbuhan sedini mungkin
(stunting).

 

Untuk
Balita yang mengikuti Operasi Timbang Badan, Pengukuran Lingkar Kepala,
Lingkar Lengan dan Pembagian Vitamin “A”  umur 01 bulan s/d 24 bulan
dengan jumlah hadir 30 Balita yang ada di wilayah RW 03  Desa
Karanganyar. Melalui kegiatan pemantauan gizi, posyandu berperan penting
dalam mencegah risiko stunting pada anak. Pelayanan gizi di posyandu
meliputi pengukuran berat dan tinggi badan, deteksi dini gangguan
pertumbuhan, penyuluhan gizi, dan pemberian suplemen.

 

Penimbangan
balita dilakukan tiap bulan di posyandu. Penimbangan secara rutin di
posyandu untuk pemantauan pertumbuhan dan mendeteksi sedini mungkin
penyimpangan pertumbuhan balita. Dari penimbangan yang kemudian dicatat
di KMS, dari data tersebut dapat diketahui status pertumbuhan balita,
apabila penyelenggaraan posyandu baik maka upaya untuk pemenuhan dasar
pertumbuhan anak akan baik pula.

 

Dengan
adanya posyandu yang sasaran utamanya bayi dan balita, sangat tepat
untuk meningkatkan gizi balita. Peningkatan gizi balita di posyandu yang
dilakukan oleh kader berupa memberikan penyuluhan tentang ASI, status
gizi balita, MPASI, Imunisasi, Vitamin A, stimulasi tumbuh kembang anak
dan diare pada balita. Pungkasnya. (AuL).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *