Banyumas
– Untuk memperingati hari Kebangkitan Nasional ke 114 tahun 2022, Kodim
0701/Banyumas menggelar upacara bendera yang dilaksanakan di lapangan
upacara Kodim 0701/Banyumas Jln. Jenderal Sudirman No. 204 kelurahan
Kedungwuluh kecamatan Purwokerto Barat kabupaten Banyumas yang diikuti
Perwira, Bintara, Tamtama serta PNS Kodim dan Minvetcad IV-01
Purwokerto. Jum’at (20/05/2022).
Kepala
Staf Kodim 0701/Banyumas Mayor Inf Nurrohmat S.Ag., yang bertindak
sebagai Irup membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Informatika RI
yang isinya, tahun ini, kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang
ke-114. Pada tahun ini, “Ayo Bangkit Bersama” menjadi tema peringatan
Hari Kebangkitan Nasional sebagai bentuk seruan agar kita bisa bangkit
bersama dari pandemi Covid-19 yang sudah melanda dua tahun terakhir.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini hendaknya tidak hanya kita
maknai sebagai seremonial saja. Guna memahami esensi sejarah Kebangkitan
Nasional, mari sejenak kita telaah sisi historis di balik peringatan
Hari Kebangkitan Nasional.
Tujuan
didirikannya Boedi Oetomo yang tercetus dalam kongres pertamanya ialah
untuk menjamin kehidupan sebagai bangsa yang terhormat dengan fokus
pergerakan di bidang pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan. Boedi
Oetomo telah meletakkan tiga cita-cita bagi kebangkitan nasional yakni
memerdekakan cita-cita kemanusiaan, memajukan nusa dan bangsa, serta
mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat dan bermartabat di mata
dunia. Kelahiran Boedi Oetomo mempelopori terciptanya organisasi
pergerakan di masa selanjutnya seperti Indische Partij, Perhimpunan
Indonesia dan Muhammadiyah. Saudara-Saudari Sebangsa dan Setanah Air.
Kiranya,
semangat Boedi Oetomo masih relevan untuk kita kontekstualisasikan pada
kehidupan berbangsa saat ini. Di tengah krisis pandemi COVID-19 dan
konflik Ukraina – Rusia yang menyebabkan kondisi ekonomi global serta
geopolitik menjadi tidak stabil, kita patut memaknai kebangkitan
nasional sebagai upaya kolektif bangsa untuk memperkuat persatuan
bangsa.
Pada
sisi penanganan COVID-19 di tingkat nasional, kita dapat melihat bahwa
upaya kita kian menunjukkan hasil yang positif, ditunjukkan dengan kasus
baru harian di bawah 400 kasus dan total kasus aktif yang sudah berada
di bawah angka 5.000 kasus (Data per 13 Mei 2022). Selain itu, capaian
vaksinasi COVID-19 dosis kedua juga sudah mencapai 79 persen. Namun
demikian, kita patut tetap waspada dan terus meningkatkan disiplin
protokol kesehatan.
Penanganan
COVID-19 yang membaik berimplikasi pada berangsur kembalinya aktivitas
masyarakat secara normal. Secara perlahan, hal ini mendorong pemulihan
perekonomian nasional. Perekonomian Indonesia pada triwulan 1-2022
terhadap triwulan I-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 5,01 %. Hampir
seluruh lapangan usaha tumbuh positif, kecuali Administrasi Pemerintahan
dan Jasa Pendidikan. Dari sisi produksi, tiga Lapangan Usaha mengalami
pertumbuhan tinggi.
Di
tengah momentum penanganan nasional COVID-19 yang makin membaik dan
Presidensi G20 Indonesia, hendaknya kita dapat memaknai semangat pantang
menyerah Dr. Sutomo untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional tahun
ini sebagai tonggak kebangkitan dari pandemi COVID-19 juga krisis
multidimensi yang sedang melanda dunia. Dari Indonesia, Dunia Pulih
Bersama. Ayo Bangkit Lebih Kuat!!. (AuL).

.jpeg)








