Banyumas
– Generasi muda adalah generasi penerus bangsa Indonesia. Bangsa akan
maju jika para pemuda memiliki karakter nasionalisme. Secara detail,
penyebab merosotnya sikap nasionalisme pada diri anak karena
berkembangnya zaman globalisasi, yaitu rasa nasionalisme dikalangan
generasi muda semakin memudar. Hal ini dapat dibuktikan banyak generasi
muda yang lebih memilih kebudayaan negara lain, dibandingkan dengan
kebudayaan Indonesia. Mereka lebih senang mengaplikasikan budaya barat
dalam kesehariannya, yang secara tidak sadar membuka lebar pintu masuk
Narkoba. Karena tren Narkoba dibawa oleh budaya barat bukan budaya
Indonesia.
Menyikapi
hal tersebut BNN Banyumas yang didampingi Koramil 09/Somagede, Polsek
Somagede dan Satpol PP kecamatan Somagede menggelar sosialisasi atau
penyuluhan terkait bahaya narkoba pada remaja di setiap daerah. Agar
pemahaman semua remaja di Indonesia tetap sama, bahwa narkoba tidak
sebaiknya digunakan. Seperti yang dilakukan di SMP N 1 Somagede
kecamatan Somagede kabupaten Banyumas. Rabu 02/02/2022.
Kepala
BNN Kabupaten Banyumas bapak Agus Untoro A.K., menyampaikan bahwa
kegiatan ini rutin dilaksanakan di lingkungan sekolahan guna menghindari
bahaya penyalahgunaan narkoba dikalangan ramaja, karena saat ini sudah
banyak generasi muda kita yang menjadi korban barang terlarang tersebut.
Generasi
muda sebagai penerus bangsa diharapkan mampu memajukan bangsa melalui
kecerdasan dan prestasinya. Akan tetapi, saat ini banyak generasi muda
kita yang secara perlahan digerogoti oleh zat adiktif itu. Hal tersebut
menyebabkan dampak yang besar bagi generasi muda saat ini, citra
generasi muda yang dikenal cerdas dan berprestasi akan luntur akibat
penyalahgunaan zat adiktif yang bisa merusak syaraf yang menyebabkan
generasi muda tidak dapat berfikir jernih.
Upaya
pencegahan penyalahgunaan narkoba dikalangan remaja merupakan tanggung
jawab kita bersama. Semua pihak harus terlibat dalam mencegah remaja
terjerumus dalam menggunakan narkoba, mulai dari orang tua, guru dan
masyarakat yang harus berperan aktif dalam mewaspadai dan mencegah
ancaman narkoba terhadap para remaja. Kita juga harus selalu
mengingatkan para remaja untuk mengisi waktu luang mereka dengan kegitan
yang bersifat positif, lalu mengingatkan bahwa ada keluarga yang sangat
menyayangi mereka dan selalu menciptakan komunikasi yang baik dengan
mereka. Pungkasnya.
Selain
memberikan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, BNN
kabupaten Banyumas juga mengadakan test urine bagi pelajar di SMP 1
Somagede guna mengetahui bahwa narkoba belum masuk ke kalangan pelajar
di wilayah Banyumas. (AuL).








